Terkadang, begitu mudah seseorang menuntut hak mereka, namun sangat sedikit sekali, yang tahu tentang detail kewajiban yang harus dilakukan. Terkadang juga, begitu gampang bagi kita menyalahkan orang lain atas sebuah alfa yang mereka lakukan, atau justru malah yang telah kita lakukan. Pun begitu pula jika kesalahan hidup terpampang jelas dalam deretan kata- kata yang di utarakan untuk kita atas nama kritik. Seribu satu pemikiran kita kemukakan, berharap dengan itu kita tak jadi lagi seorang pesakitan yang begitu dipojokkan atas sebuah dosa yang bernama salah.
Kita pikir siapa kita ini? kita hanyalah manusia yang sepintar- pintarnya kita, kelemahan itu akan tetap ada. Kita hanyalah manusia yang sejeli- jelinya kita dalam mengatur sesuatu, celah keteledoran pastilah tetap ada. Dan begitulah memang dunia, tiada yang akan pernah sempurna. Dan jika bukan karena karunia Allah, manusia tidak akan menjadi tahu, walaupun banyak dari mereka yang mengaku dan merasa paling tahu. Manusia adalah serba tidak mampu, walaupun banyak dari mereka yang mengaku dan merasa paling mampu.
